Museum Date? Ke Musperin 2 Aja!

Berwisata ke museum tak lagi asing bagi kita. Bahkan, di tahun 2023, anak-anak muda menjadikannya sebagai tren dengan nama "Museum Date". Nah, sebagai anak-anak muda Kota Medan, kami–Komunitas Blogger Medan Blog M–memilih Museum Perkebunan Indonesia (Musperin) 2 sebagai destinasi.

Musperin 2

Pada hari Minggu (19/11/2023) yang sendu, kami mengunjungi museum yang terletak di Jl. Pemuda No.10, Kelurahan Aur, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara, ini. Dulunya, gedung yang dibangun pada tahun 1918 ini memiliki nama "Avros", tetapi kini telah berganti menjadi Gedung BKS-PPS.

Lalu, ada apa, sih, di Musperin 2?

Musperin 2

Di Musperin 2 tentu ada histori panjang mengenai perkebunan Indonesia pada masa lampau. Musperin 2 sendiri, diresmikan pada tahun 2018 dengan tujuan agar anak-anak muda dapat mengetahui bahwa Sumatra Utara pernah menjadi pusat investasi perkebunan di Indonesia saat itu.

Berikut hal-hal yang bisa kamu temui di Musperin 2.

1. Ruangan Museum/Pameran

Musperin 2

Gedung Musperin 2 memiliki 4 lantai dan ruangan pameran berada di lantai 1. Di ruangan ini, kamu bisa melihat bagaimana perkebunan Indonesia pada waktu dulu berjalan. Di ruangan tersebut juga ada banyak koleksi benda peninggalan terkait perkebunan, seperti lift surat.

Musperin 2
Anak Blogger Medan Mendengarkan Penjelasan Pemandu Musperin 2

Selain itu, kamu juga bisa melihat beberapa komoditas perkebunan nusantara hingga hasil olahannya, lo. Misalnya, si arang dari cangkang kelapa sawit ini.

Olahan Hasil Perkebunan

Musperin 2
Bibit Kelapa Sawit

Oh, iya, ruangan pameran akan menjadi tempat pertama yang kamu jejaki ketika akan berkeliling Musperin 2. Tentunya dengan didampingi oleh pemandu yang sangat informatif. Saat itu, kami dipandu oleh Kak Nisa.

2. Ruangan Menara Jam

Ruangan ini terletak di lantai 4. Di ruangan ini kamu dapat melihat beberapa alat yang digunakan oleh para pekerja perkebunan, seperti sepeda dan meja penyortir daun tembakau.

Musperin 2

Tak hanya itu, ada juga jam menara yang menjadi daya tarik dan puncak dari kegiatan berkeliling di Musperin 2. Jam tersebut digerakkan oleh mesin klasik yang akan otomatis membunyikan lonceng besar sebagai penanda waktu. Misalnya, ketika waktu menunjukkan pukul 12.00, maka lonceng akan berdentum sebanyak 12 kali.

Musperin 2

Musperin 2
Lonceng yang akan berbunyi sesuai waktunya

Kak Nisa, pemandu Musperin 2, menyebutkan bahwa dulunya hal itu menjadi tanda masuk, istirahat, dan pulang bagi para pekerja di gedung tersebut.

Lantas, di lantai 2 dan 3 ada apa?

Blogger Medan Blog M
Blogger Medan Blog M Berfoto dengan Latar Jendela Klasik yang Berada di Lantai 2

Nah, untuk kedua lantai ini, kamu hanya akan diajak untuk melewatinya sekilas saja. Karena ruangan-ruangan di kedua lantai tersebut masih digunakan sebagai kantor hingga kini.

Namun, meski hanya sekilas lewat, kamu tetap bisa mengabadikan momen, kok. Ada jendela besar yang berdesain klasik di sana. Dijamin, deh, foto kamu akan jadi ciamik. Lihat saja foto anak Blogger Medan Blog M, cantik bukan?

Untuk dapat masuk ke Musperin 2, kamu harus membayar biaya retribusi sebesar Rp25.000. Setelah itu, kamu akan diberi gelang sebagai penanda pengunjung resmi.

Musperin 2

Oh, iya, harga itu untuk kamu yang merupakan pengunjung lokal, ya. Jika kamu adalah pengunjung mancanegara, biaya yang harus dibayar ialah Rp35.000. Harga tersebut sudah termasuk untuk biaya pemandu dan juga suvenir.

Musperin 2 buka setiap hari, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB.

Jadi, kapan kamu dan aku "museum date"? Eh. 

Posting Komentar

4 Komentar

  1. Kerennya di museum ini bukan hanya menghadirkan benda benda dari zaman lampau tapi juga gedung dan perabotan juga diupayakan mempertahankan peninggalan zaman dahulu sehingga vibes sejarah nya makin kuat, seneng deh.

    BalasHapus
  2. Aku mah kalo diajakin mau aja 😁😁

    BalasHapus
  3. Seru bgt ya Iki jalan2 ke museumnya, kirain bakal bosen ternyata banyak sekali kisah di dalamnya. Musperin 2 saat masuk ke dalamnya seperti tersedot dalam dimensi waktu, garis waktu yg indah penuh cerita

    BalasHapus
  4. Eh ada pula istilah museum date, ya?
    Okee, istilahnya udah dapet, rencananya juga udah ada
    tinggal temen ngedate-nya yang belum ada, hikkkss

    BalasHapus