Doa-Doa Kecil Menuju 2026

Hari terakhir Tautan Narablog Episode 11. Temanya "Aku Mau 2026-ku Nanti ...."

Aku mau 2026-ku nanti lebih bermakna. Bukan hanya tentang pencapaian besar, tapi seberapa banyak manfaat yang bisa kutinggalkan untuk orang-orang di sekitarku. Keluarga, teman-teman, atau bahkan seseorang yang baru kukenal sebentar, semoga kehadiranku bisa memberi rasa hangat dan kebaikan.

Aku mau tetap hidup dengan alasan-alasan kecil yang baik. Alasan yang sederhana, tapi jujur. Sesederhana mengajak mamakku makan bakso kesukaannya, melihat beliau tersenyum, dan pulang dengan hati yang tenang. Karena ternyata, kebahagiaan tidak selalu lahir dari hal besar, sering kali ia tumbuh dari perhatian kecil yang tulus. 

Aku mau tenang. Tenang dalam menjalani hidup, tenang dalam menerima proses. Aku mau lebih dekat dengan Sang Pencipta, memperbaiki ibadah, meningkatkan ketaatan, dan belajar menyerahkan hal-hal yang tak mampu kukendalikan kepada-Nya. Semoga hatiku lebih lapang dan langkahku lebih terarah.

Kalau boleh bermimpi lebih jauh, aku juga mau pergi umrah. Aku mau menikah. Aku ingin membangun keluarga kecil yang sederhana, tapi penuh kasih dan cinta. Rumah yang diisi doa, tawa, saling menguatkan, dan tumbuh bersama dalam suka maupun duka.

Terakhir, aku mau jadi juragan. Apa pun itu. Juragan jamur, misalnya. Hehehe. Bukan semata soal status atau uang, tapi tentang keberanian memulai, kemandirian, dan kemampuan menciptakan rezeki yang halal serta bermanfaat untuk banyak orang.

Semoga 2026 bukan hanya tentang “aku mau”, tapi juga tentang “aku berusaha” dan “aku berserah”. 


Posting Komentar

0 Komentar